UIN Saizu Purwokerto–BSN Teken MoU, Dorong Penguatan SDM dan Ekosistem Keuangan Syariah
Purwokerto, ekispedia.id – UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Syariah Nasional (BSN) guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem keuangan syariah di lingkungan perguruan tinggi.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Hall Perpustakaan Kampus UIN Saizu, Purwokerto, Jumat (2/1/2026), bertepatan dengan agenda Pembinaan Pegawai.
Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan menilai kemitraan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung tata kelola kelembagaan sekaligus menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri keuangan syariah nasional.
“Sinergi dengan BSN diharapkan tidak hanya meningkatkan layanan perbankan kampus, tetapi juga memperkuat kontribusi akademik UIN Saizu dalam pengembangan ekonomi syariah,” ujar Prof. Ridwan.
Ruang lingkup kerja sama mencakup implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi diarahkan pada penguatan literasi dan kompetensi mahasiswa di sektor keuangan syariah melalui riset bersama, program edukasi, serta kegiatan pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.
Kepala Kantor Cabang BSN Tegal, Hafiz Hameini, menyebut kemitraan dengan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri perbankan syariah.
“Industri keuangan syariah membutuhkan dukungan akademik, terutama dalam penyediaan SDM berkualitas dan riset. Kerja sama dengan UIN Saizu menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi tersebut,” katanya.
Sebagai bank syariah nasional, BSN melihat potensi besar perguruan tinggi Islam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berdaya saing. Melalui kerja sama ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman langsung mengenai praktik industri, sekaligus mempersempit kesenjangan antara dunia akademik dan sektor keuangan.
Ke depan, UIN Saizu menargetkan peran lebih aktif sebagai pusat pengembangan keilmuan dan laboratorium praktik keuangan syariah di tingkat regional. Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.



